Tangerang, hariankarya.com – Liga Forum Sekolah Sepak Bola Kota Tangerang ( Forssekot ) 2025 sudah dimulai. Ajang bergengsi sepak bola usia dini di Kota Tangerang ini sudah memulai babak penyisihan grup sejak Juni 2025 dan akan diakhiri dengan Final tanggal 19 Oktober 2025. Sebanyak 42 tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola ( SSB ) di Kota Tangerang dan sekitarnya turut berpartisipasi dalam ajang tahunan yang sudah 4 kali digelar ini. Kategori yang dipertandingan tahun ini terdiri dari 3 kategori yaitu usia 8 tahun, 10 tahun dan usia 12 tahun. “Liga Forssekot tahun ini terbagi dalam 3 kategori usia yaitu usia 8 tahun yang diikuti oleh 15 tim, usia 10 tahun diikuti oleh 38 tim dan usia 12 tahun yang diikuti oleh 42 tim, dan sudah dimulai sejak bulan Juni dan akan berakhir tanggal 19 Oktober 2025 Finalnya,” ujar Haji Kasril selaku Ketua Panitia Forssekot 2025 ditemui di Lapangan Sepak Bola Nambo Sport Center Kota Tangerang, Minggu (28/9/2025).
Liga yang di inisiasi tahun 2002 oleh para ketua-ketua SSB di Kota Tangerang ini digelar guna memperebutkan Piala Walikota Tangerang dan bagi tim pemenang telah disiapkan berbagai penghargaan seperti Piala, Medali, Piagam dan Dana Pembinaan. “Dan kita akan apresiasi hadiah untuk juara 1, 2 dan 3 berbagai kategori akan mendapatkan piala, medali, piagam dan dana pembinaan. Untuk Juara 1 akan mendapat 3 juta, juara 2 mendapat 2 juta dan juara 3 bersama akan mendapatkan masing-masing 1 juta. Selain itu juga Topskor akan mendapatkan piala dan dana pembinaan 500ribu, begitu juga Pemain terbaik, Kiper terbaik dan Pelatih terbaik,” imbuh Ketua Panitia yang juga Pemilik/Ketua/Pelatih U-12 SSB Imadara ini.

Liga yang sudah menggunakan aplikasi “Puskor” sebagai database pemain ini memiliki sasaran yaitu Mendidik dan membina secara berkelanjutan pemain usia dini dengan membentuk tim seleksi terdiri dari pemain terbaik usia 8,10 dan 12 tahun yang akan terjun dalam pertandingan tingkat Nasional yaitu Piala Soeratin. Dalam waktu dekat tim seleksi hasil “Forssekot Selection” usia 8 dan 10 tahun akan diikutkan dalam pertandingan Piala Kadin Jabar yang pemenangnya akan mendapat tiket pertandingan ke Malaysia.

Sistem Pertandingan pada Liga Forssekot ini terdiri dari U-8 tahun 7×7 pemain dengan waktu 2×10 menit, untuk U-10 dan U-12 tahun terdiri dari 9×9 pemain dengan waktu sama 2×10 menit. Liga Forssekot yang tiap tahun terus meningkat diiringi juga dengan meningkatnya kualitas pemain dan juga pelatih yang diambil dari pemain nasional juga wasit yang berlisensi resmi dari PSSI, dengan harapan tentunya akan melahirkan pemain-pemain sepakbola handal yang akan berkiprah di level Nasional dan Internasional nantinya. Hal ini ditegaskan Haji Kasril selaku Ketua Panitia Penyelenggara. “Harapannya dengan Liga Forssekot ini akan lahir bibit-bibit pemain yang akan bermain nantinya di tingkat Nasional dan bahkan Internasional seperti yang sudah ada di beberapa klub seperti di Persija, Persita dan Persikota. Dan yang terbaru Pemain U-17 lulusan Liga Forssekot sudah bisa juara Nasional di Piala Soeratin dan semua data pemain itu sudah tercatat di Puskor,” tutupnya. (Muchlas)
