Wednesday, 4 February 2026

Zaini, Pelopor Ekonomi Kreatif dari Kertas Bekas di Mesuji

Mesuji, (Kamis,16/1/2025) –Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, seorang pengrajin anyaman kertas di Desa Wira Laga Mulya, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung, tetap setia pada tradisi dan menghasilkan karya-karya unik.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, seorang pengrajin anyaman kertas di Desa Wira Laga Mulya ini tetap berjuang mempertahankan eksistensinya. Melalui keterampilan yang dimilikinya, ia mampu menghasilkan berbagai produk anyaman yang unik dan menarik. Dengan tangan terampil, ia menciptakan berbagai produk anyaman kertas, mulai dari keranjang kecil hingga keranjang besar, yang membutuhkan waktu pengerjaan hingga dua hari.

Ditengah maraknya produk-produk industri, Zaini, seorang pengrajin asal Sumatra Barat yang kini menetap di Mesuji, berhasil mencuri perhatian dengan kreativitasnya. Dengan tangan terampil, ia mampu mengubah tumpukan kertas bekas menjadi berbagai macam kerajinan tangan yang unik dan bernilai tinggi.

Berawal dari keprihatinan melihat banyaknya kertas bekas yang terbuang percuma, Zaini memulai usahanya pada tahun 2003. Tanpa melalui pendidikan formal dalam bidang kerajinan, ia belajar secara otodidak. Bermodalkan ketekunan dan kreativitas, ia berhasil menciptakan berbagai produk, mulai dari kotak tisu, lampu, hingga keranjang pakaian.

“Awalnya saya berpikir, sayang sekali kalau kertas bekas banyak dibuang. Jadi saya coba manfaatkan,” ujar Zaini.

Hasil karya Zaini pun cukup mengagumkan. Dengan teknik anyaman yang rapi dan finishing yang baik, produk-produknya terlihat kokoh dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 400.000 per buah.

Meskipun belum memiliki banyak karyawan dan saluran distribusi yang luas, pengrajin ini tetap bersemangat dalam mengembangkan usahanya. Ia belum berani memasarkan produknya secara besar-besaran.

Di balik kesuksesan usahanya, Zaini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah masalah modal dan pemasaran. Ia mengaku kesulitan memasarkan produknya karena keterbatasan modal dan jaringan yg dia punya.

“Saya berharap ada bantuan dari pemerintah, seperti bantuan modal kerja serta pelatihan dan pembinaan, agar usaha saya ini bisa berkembang lebih besar lagi,” harap Zaini.

Kisah Zaini ini menginspirasi kita untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar.

Dengan sedikit sentuhan kreativitas, sampah bisa menjadi sesuatu yg sangat bernilai dan menghasilkan cuan dan sudah pasti berkah tentunya.

Tersembunyi di Desa Wira Laga Mulya, terdapat potensi besar dalam dunia kerajinan tangan, tepatnya anyaman kertas. Seorang pengrajin lokal telah berhasil menciptakan berbagai produk anyaman dengan kualitas yang baik, namun sayangnya masih belum banyak dikenal masyarakat luas.

Meskipun belum pernah mengajukan pinjaman dan belum memiliki pesaing langsung, pengrajin ini tetap menghadapi tantangan dalam memasarkan produknya. Ia berharap dengan dukungan dari berbagai pihak, usahanya dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dengan modal yang terbatas, pengrajin ini telah membuktikan bahwa dengan kesabaran dan ketekunan, hasil yang luar biasa dapat diraih.

Meskipun belum memiliki jaringan pemasaran yang luas, ia tetap optimis bahwa produk anyamannya akan semakin diminati oleh masyarakat. (harianKarya.com/Hernan Tori)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

​Tinggalkan Nasi Kotak, Masjid Al-Muhajirin Tulang Bawang Usung Konsep Prasmanan untuk Sedekah Jumat

​Tinggalkan Nasi Kotak, Masjid Al-Muhajirin Tulang Bawang Usung Konsep Prasmanan untuk Sedekah Jumat

TULANG BAWANG – Ada pemandangan berbeda di Masjid Al-Muhajirin setiap usai pelaksanaan salat Jumat. Jika biasanya jemaah mengantre untuk mendapatkan

​Refleksi Satu Tahun Prabowo-Gibran: DR. Anzori Tawakal Bedah Capaian Swasembada Pangan hingga Strategi ‘Anak Emaskan’ Petani

​Refleksi Satu Tahun Prabowo-Gibran: DR. Anzori Tawakal Bedah Capaian Swasembada Pangan hingga Strategi ‘Anak Emaskan’ Petani

​JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk suasana ibu kota, sebuah pertemuan hangat terjadi antara jurnalis kami, Muchlas, dengan sosok senior yang

Kadis Koperindag dan Camat RJU Sambangi Pasar Panggung Jaya, Ada Apa?

Kadis Koperindag dan Camat RJU Sambangi Pasar Panggung Jaya, Ada Apa?

Dukung Peningkatan PAD, Kadis Koperindag berikan Himbauan di pasar Rakyat Panggung Jaya RJU. Rawajitu Utara Guna meningkatkan dan menunjang peningkatan

Gerak Cepat, Jajaran Kecamatan Rawajitu Utara Sisir Desa Terdampak Bencana

Gerak Cepat, Jajaran Kecamatan Rawajitu Utara Sisir Desa Terdampak Bencana

Pantau situasi banjir dan pasca banjir camat RJU dan jajaran serentak turun ke desa desa. Rawajitu Utara, Di guyur Curah

Mesuji ‘Banjir’ Penghargaan: Bupati Elfianah Lantik 1.123 PPPK dan Guyur Ratusan Alat Pertanian hingga Perkuat Swasembada Pangan

Mesuji ‘Banjir’ Penghargaan: Bupati Elfianah Lantik 1.123 PPPK dan Guyur Ratusan Alat Pertanian hingga Perkuat Swasembada Pangan

WIRALAGA MULYA – Senin (29/12/2025) menjadi tonggak sejarah baru bagi pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi di Kabupaten Mesuji. Dalam

Tim Forssekot Selection U-12 menjuarai Event Forum SSB        se – Banten Raya 1

Tim Forssekot Selection U-12 menjuarai Event Forum SSB se – Banten Raya 1

Hariankarya.com - Tangerang, Liga sepakbola usia dini level U-12 tahun tingkat SSB se- Banten Raya yang pertama, usai digelar Minggu