MESUJI, MediaHarianKarya.com – Sabtu, 20 Juni 2026
MESUJI – Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., menghadiri prosesi sakral pengesahan 617 warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Mesuji-Pusat Madiun. Acara yang berlangsung khidmat pada Sabtu (20/06/2026) ini dipusatkan di Gedung PSHT Mesuji, Graha Yuda Tama, Desa
Sidomulyo.
Dalam sambutannya, Bupati Elfianah memberikan apresiasi tinggi terhadap peran PSHT dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Beliau menekankan bahwa bergabung dalam perguruan bela diri ini merupakan langkah penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Ilmu bela diri yang dimiliki bukan untuk gagah-gagahan, melainkan sebagai sarana menanamkan jiwa kedisiplinan, kerja keras, pantang menyerah, sportivitas, dan menjaga kesehatan. Saya berharap warga baru PSHT dapat menjadi insan tangguh yang membanggakan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Hj. Elfianah mengajak seluruh keluarga besar PSHT untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mesuji. “Saya berharap PSHT Cabang Mesuji mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta meningkatkan prestasi olahraga, khususnya cabang pencak silat, demi mewujudkan Mesuji yang maju, kondusif, sejahtera, dan berkeadilan,”
tambahnya.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Kabupaten Mesuji, Suharman, mengungkapkan bahwa dengan disahkannya 617 siswa baru tersebut, total warga PSHT Pusat Madiun di Kabupaten Mesuji kini mencapai 14.222 orang.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji, pejabat struktural Pemkab Mesuji, perwakilan Polres Mesuji, anggota DPRD Mesuji, pengurus KONI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Teknik Pengurus Pusat PSHT Madiun, Brigjen TNI (Purn) Wijang Prajoto, yang hadir membacakan sambutan Ketua Umum PSHT Madiun, berpesan agar para warga baru senantiasa menjaga nama baik organisasi. “Utamakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap persoalan dan jangan mudah terprovokasi oleh berita yang
tidak benar,” tegasnya. (Hernan Tori)
