Wednesday, 6 May 2026

Kebudayaan Bangkit, Tulang Bawang Melesat: Bupati Lantik Dewan Kesenian di Tengah Pesona Cakat Raya

 

Tulang Bawang, Lampung (Hariankarya.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam memajukan seni dan budaya daerah semakin nyata. Pada Senin, 30 Juni 2025, Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., secara resmi melantik pengurus Dewan Kesenian Tulang Bawang Provinsi Lampung.

Acara bersejarah ini berlangsung meriah di kawasan Taman Wisata Cakat Raya, Menggala Timur, yang menjadi simbol perpaduan keindahan alam dan kearifan lokal.

Pelantikan Dewan Kesenian ini menandai momentum penting dalam menjadikan seni dan budaya sebagai pilar integral pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Bupati Qudrotul Ikhwan menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para pengurus yang baru dilantik.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pengurus Dewan Kesenian Tulang Bawang yang hari ini resmi dilantik. Kesenian dan kebudayaan bukan hanya soal warisan, tetapi juga identitas dan kekuatan besar dalam membangun karakter masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung segala bentuk pelestarian dan pengembangan seni budaya yang tumbuh dari akar lokal,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kebudayaan harus menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pembangunan yang berkelanjutan. Ia menyerukan agar pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga pembangunan jiwa masyarakat yang lahir dari budaya, seni, dan kearifan lokal. “Saya berharap Dewan Kesenian bisa menjadi wadah ekspresi, inovasi, sekaligus penjaga nilai-nilai luhur yang dimiliki Kabupaten Tulang Bawang,” imbuhnya.

Semarak Pelantikan di Cakat Raya
Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh budaya, seniman lokal, komunitas seni, perwakilan instansi pemerintah, hingga pelajar. Suasana semakin hidup dengan beragam penampilan seni yang memukau, seperti tari tradisional, musik etnik Lampung, pembacaan puisi budaya, atraksi pencak silat dari Lesbumi NU Kabupaten Tulang Bawang, serta penampilan seni dari Paguyuban Seni Batak Bersatu, Paguyuban Seni Sumatera Barat, Paguyuban Seni Sunda, dan Paguyuban Seni Bali. Kehadiran berbagai paguyuban seni ini menunjukkan kekayaan multikultural yang hidup harmonis di Tulang Bawang.

Pemilihan Taman Wisata Cakat Raya sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Kawasan yang terletak di perbukitan Menggala Timur ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, menyuguhkan pemandangan indah berpadu dengan fasilitas rekreasi dan edukasi. Di sini terdapat replika rumah adat Sai Bumi Nengah Nyappur, miniatur candi, dan area permainan anak.

Lebih dari sekadar tempat wisata, Cakat Raya juga sering menjadi pusat kegiatan budaya, pentas seni, dan ajang kreativitas generasi muda. Suasana alami dan nilai historisnya menjadikan taman ini sebagai simbol ruang publik yang hidup, terbuka, dan berakar pada kearifan lokal. “Saya berharap Cakat Raya tidak hanya menjadi tempat bersantai, tapi juga ruang tumbuhnya kreativitas. Ini aset kita bersama—ruang publik yang bisa mempersatukan warga, memperkuat identitas, dan membangkitkan ekonomi kreatif,” pungkas Bupati.Estafet Kepemimpinan dan Harapan Baru
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan dari Dewan Kesenian Lampung, Ir. Ansori Djausal, dan mantan Ketua Dewan Kesenian Tulang Bawang (sebelumnya, acara ini juga dihadiri tamu undangan ketua Dewan Kesenian Tubaba saudara Ansori.

Puncak acara pelantikan ditandai dengan penyerahan secara simbolis Pin DKTB dan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru yang ditandatangani langsung oleh Bupati Tulang Bawang. Selain itu, juga dilakukan penyerahan bendera Pataka dari Ketua Umum Dewan Kesenian Tulang Bawang Periode sebelumnya, Hernan Tori, S.IP, M.H., kepada Ketua Umum baru periode 2025-2030, Dr. Hj. Elviyana, S.Ag, M.Pdi. Estafet kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dan inovasi dalam memajukan seni dan budaya di Bumi Sai Bumi Nengah Nyappur.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menempatkan budaya sebagai elemen penting dalam membangun Tulang Bawang yang berdaya saing, berkarakter, dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah, Dewan Kesenian, dan masyarakat, diharapkan seni dan budaya Tulang Bawang dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah. (Red)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

Kepala SDN 8 Tanjung Raya Lidia Wati, S.Pd. Gelar Persami 25–26 April 2026* _Mengusung Tema “Pramuka Hebat, Generasi Kuat”_

Kepala SDN 8 Tanjung Raya Lidia Wati, S.Pd. Gelar Persami 25–26 April 2026* _Mengusung Tema “Pramuka Hebat, Generasi Kuat”_

*Mesuji* – Di tengah gemerlap api unggun, ratusan siswa SDN 8 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, duduk melingkar dalam keheningan. Mata

Lidia Wati, S.Pd. Susun Model Mendongeng Lampung untuk Jaring Bibit Unggul FTBI 2026

Lidia Wati, S.Pd. Susun Model Mendongeng Lampung untuk Jaring Bibit Unggul FTBI 2026

BANDAR LAMPUNG – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung menjadi tuan rumah kegiatan _Bimbingan Teknis Guru Utama Revitalisasi Bahasa

Api Unggun PerJuSa Nyalakan Karakter Siswa SDN 11 Simpang Pematang

Api Unggun PerJuSa Nyalakan Karakter Siswa SDN 11 Simpang Pematang

Mesuji – Malam terasa dingin di halaman SDN 11 Simpang Pematang, Margo Makmur. Namun ratusan pasang mata siswa justru berbinar. Api

Api Unggun Perjusami SDN 5 Tanjung Raya 2026: Saat 250 Siswa Belajar Jadi Penerang

Api Unggun Perjusami SDN 5 Tanjung Raya 2026: Saat 250 Siswa Belajar Jadi Penerang

Mesuji – Melingkar di bawah langit malam April 2026, 250 siswa SDN 5 Tanjung Raya, Mesuji, duduk hening menghadap api unggun.

Bupati Mesuji Elfianah Ambil Uang Receh Dari Tangan Masyarakat

Bupati Mesuji Elfianah Ambil Uang Receh Dari Tangan Masyarakat

Bupati Kabupaten Mesuji Elfianah yang dikenal sebagai bupati belusukan dan sering berbaur dengan semua kalangan, ternyata juga memiliki karakter alami

​Tinggalkan Nasi Kotak, Masjid Al-Muhajirin Tulang Bawang Usung Konsep Prasmanan untuk Sedekah Jumat

​Tinggalkan Nasi Kotak, Masjid Al-Muhajirin Tulang Bawang Usung Konsep Prasmanan untuk Sedekah Jumat

TULANG BAWANG – Ada pemandangan berbeda di Masjid Al-Muhajirin setiap usai pelaksanaan salat Jumat. Jika biasanya jemaah mengantre untuk mendapatkan