Monday, 15 June 2026

Api Unggun Perjusami SDN 5 Tanjung Raya 2026: Saat 250 Siswa Belajar Jadi Penerang

Mesuji – Melingkar di bawah langit malam April 2026, 250 siswa SDN 5 Tanjung Raya, Mesuji, duduk hening menghadap api unggun. Di Perjusami kali ini, mereka tak sekadar berkemah. Mereka belajar menjadi penerang—seperti nyala api di hadapan mereka.

Di tengah gemerlap api unggun yang menyala, ratusan siswa pasang mata kecil memantul-mantul diterpa cahaya api unggun di halaman sekolah, Mereka duduk melingkar dalam keheningan, diam, Tak ada suara HP, tak ada riuh notifikasi. Yang terdengar hanya desau angin, suara kayu terbakar, dan sesekali isak pelan yang buru-buru dihapus dengan ujung lengan seragam Pramuka.

Malam itu malam terakhir Perkemahan Jumat, Sabtu-Minggu (Perjusami) yang digelar 10–12 April 2026. Malam renungan. Malam saat tawa tiga hari sebelumnya berubah jadi air mata haru. Sebab anak-anak itu baru saja belajar satu hal penting: kebersamaan yang sederhana ternyata bisa sangat mahal harganya.

Sejak Jumat pagi, halaman sekolah ini menyulap diri jadi perkampungan kecil. Sebanyak 23 tenda berdiri berjajar, menaungi 250 siswa kelas 4, 5, dan 6.

Tahun ini, Perjusami mengusung tema _Menyongsong Hari Kartini_. Bukan sekadar agenda rutin jelang ujian dan kelulusan, tapi ruang latihan hidup yang sengaja dirancang tanpa karpet merah.

Tak ada catering. Untuk makan, anak-anak memasak sendiri di depan tenda: beras, mie, telur, dan sayur yang dibawa dari rumah. Tidur beralas matras, dibagi regu putra dan putri. Semua berjalan karena 45 anggota Bantara dari SMKN 2 Tanjung Raya ikut mendampingi, bahu-membahu dengan dewan guru.

“Ini pengalaman kedua kami mengadakan Perjusami. Kami ingin anak-anak belajar bukan hanya di kelas, tetapi juga dari alam, dari kebersamaan, dan dari rasa tanggung jawab,” ujar Kepala SDN 5 Tanjung Raya, Duki Riyanto, S.Pd.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk membentuk karakter. “Mereka belajar mandiri, bertanggung jawab, dan juga mengasah kepemimpinan.”

Tiga hari penuh diisi kegiatan khas Pramuka yang padat: bangun subuh untuk sholat berjamaah, hiking menyusuri alam sekitar, hingga pentas seni. Anak-anak dilatih berani tampil, percaya diri, dan memimpin regunya sendiri. Momen api unggun jadi penutup yang paling menyentuh—saat mereka menyadari betapa berharganya kebersamaan yang dimiliki.

Bagi Duki Riyanto, api unggun bukan sekadar atraksi malam terakhir. “Api unggun bukan sekadar api. Ini simbol. Kita dituntut jadi api: sebagai penerang, penghangat, pengayom, dan penerus bagi masyarakat, nusa, dan bangsa. Itu makna yang ingin kami tanamkan,” tegasnya.

Di tengah gempuran gadget dan game, Perjusami justru menarik anak kembali ke hal dasar: disiplin, kedewasaan, kemandirian.

“Harapan kami, jebolan SDN 5 Tanjung Raya menjadi pribadi lebih baik dan menjiwai kepemimpinan,”

Ia ingin Perjusami jadi tradisi sekolah, agenda tahunan yang terus tumbuh. “Tidak semua anak penggalang senang dengan Pramuka. Bagaimana konsepnya biar anak punya inspirasi, mudah-mudahan anggota kita lebih banyak dari tahun ini,” harap Duki Riyanto.

Dukungan wali murid jadi kunci lain. “Terima kasih kepada panitia. Berkat kerja sama, Perjusami ini berjalan lancar. Semoga menjadi amal bagi kita semua,” tutup Duki Riyanto, sembari menatap barisan.

Ketua Pelaksana sekaligus Guru Penjas, Yosi Wibowo, menambahkan bahwa Perjusami adalah program pembentukan mental dan spiritual.

“Ini untuk mencetak generasi muda yang kuat mental dan spiritual. Mereka belajar arti disiplin, gotong royong, dan semangat pantang menyerah. Ini bekal kehidupan yang tidak mereka dapat dari pelajaran di kelas”.

Yosi Wibowo menyebut semangat itu tak berhenti di kemah. Sekolah terus menggencarkan program pengembangan diri lewat drumband, rohis, tari, dan olahraga.
“Kenangan Perjusami kedua ini akan terus menyala di hati mereka. Sebuah kenangan tentang tawa, tangis, dan kebersamaan yang tak akan pernah terlupakan.

Tentang keberanian, kepemimpinan, dan semangat Kartini yang menyala seperti api unggun: menghangatkan, menerangi, mengayomi,” ungkap Yosi Wibowo.

*Penulis: [ HT ]*

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

MESUJI – Selama ini, momen pengambilan rapor identik dengan sosok ibu. Ruang kelas riuh oleh bincang wali murid perempuan, sementara

Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Curup Guruh Kagungan, Polisi: Diduga Serangan Jantung

Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Curup Guruh Kagungan, Polisi: Diduga Serangan Jantung

LAMPUNG UTARA HK– Penelusuran lebih lanjut, seorang pria Inisial Tn (58), warga Jalur 2 Tanjung Alam, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan

Penyampaian LKPJ Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2025 Digelar dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian LKPJ Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2025 Digelar dalam Rapat Paripurna DPRD

Mesuji, 6 April 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan

Kepala SDN 8 Tanjung Raya Lidia Wati, S.Pd. Gelar Persami 25–26 April 2026* _Mengusung Tema “Pramuka Hebat, Generasi Kuat”_

Kepala SDN 8 Tanjung Raya Lidia Wati, S.Pd. Gelar Persami 25–26 April 2026* _Mengusung Tema “Pramuka Hebat, Generasi Kuat”_

*Mesuji* – Di tengah gemerlap api unggun, ratusan siswa SDN 8 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, duduk melingkar dalam keheningan. Mata

Lidia Wati, S.Pd. Susun Model Mendongeng Lampung untuk Jaring Bibit Unggul FTBI 2026

Lidia Wati, S.Pd. Susun Model Mendongeng Lampung untuk Jaring Bibit Unggul FTBI 2026

BANDAR LAMPUNG – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung menjadi tuan rumah kegiatan _Bimbingan Teknis Guru Utama Revitalisasi Bahasa

Api Unggun PerJuSa Nyalakan Karakter Siswa SDN 11 Simpang Pematang

Api Unggun PerJuSa Nyalakan Karakter Siswa SDN 11 Simpang Pematang

Mesuji – Malam terasa dingin di halaman SDN 11 Simpang Pematang, Margo Makmur. Namun ratusan pasang mata siswa justru berbinar. Api