Wednesday, 5 August 2026

Kembalinya “Panglima Kumbang” bernama Sayed Junaidi Rizaldi ke Kampusnya Para Pejuang IKA-UPNVJ

Hariankarya.com – Bogor,
Bagi angkatan di bawah tahun 2000-an pasti sudah tidak asing dengan cerita rakyat berjudul “Misteri Gunung Merapi”. Tokoh-tokoh nya seperti Sembara, Farida, Mak Lampir, Radian, dan yang terakhir Panglima Kumbang. Panglima Kumbang adalah jelmaan dari sosok manusia Harimau hitam Sumatera yang sangat besar dan merupakan pemimpin dari para harimau Sumatera yang terkenal buas dan ganas. Sosoknya yang sakti mandraguna, berwibawa dan selalu membela kebenaran, membuatnya sangat ditakuti dan disegani kawan maupun lawan.

Sekilas, itulah analogi seorang lelaki Melayu alumni UPNVJ yang bernama Sayed Junaidi Rizaldi alias Pak Cik atau disingkat SJR sebagai “Panglima Kumbang” yang telah resmi maju dalam Bacalon Ketua Umum Ikatan Alumni UPNVJ 2025-2029 dengan nomor urut 1. Pak Cik merupakan lulusan Akademi Teknik Mesin atau Atevet, angkatan 1993 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta yang berpusat di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Selama di bangku kuliah Pak Cik dikenal bukan hanya jadi mahasiswa teknik mesin Atevet di “Kampus Hijau” UPNVJ tapi justru lebih banyak dikenal sebagai aktivis kampus karena banyak berkecimpung di aktifitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baik sebagai anggota, pengurus maupun pendiri seperti ; wartawan kampus, pecinta alam dan teater. Diluar kampus kiprahnya juga tak kalah mumpuni, SJR merupakan anggota Pecinta Alam Wanadri, dan yang paling diingat adalah ketika peristiwa Demo Mahasiswa tahun 1998 di Gedung MPR/DPR dalam rangka penurunan Rezim Orde Baru kala itu, SJR merupakan Jenderal Lapangan Mahasiswa UPNVJ dan Jenderal Lapangan bagi Front Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta atau FKSMJ, berikutnya SJR ditunjuk sebagai Ketua Umum Rembuk Nasional Aktivis ’98 sejak tahun 2018 sampai sekarang.

Setelah dengan segudang perjuangan, prestasi dan pengalaman di dalam maupun diluar kampus, Sayed Junaidi Rizaldi kini terpanggil pulang kandang kembali ke tempat yang dulu telah mendidik dan membesarkan namanya yaitu Kampusnya Para Pejuang yakni UPNVJ. Kampus yang seluruh Civitas Akademiknya dididik dan ditanamkan nilai-nilai Nasionalisme, Patriotisme, Loyalitas dan Integritas terhadap NKRI, dan kampus yang sudah banyak melahirkan para Patriot Merah Putih yang sampai kini masih banyak aktif berperan dan berjuang di tengah masyarakat. “UPNVJ telah memberi banyak hal dalam hidup saya. Kini saatnya saya berbuat lebih, bersama-sama dengan seluruh alumni, untuk menjadikan organisasi ini bermanfaat buat semua,” ungkap Ketua Umum Gerakan Indonesia Gemilang ini ketika ditanya latar belakangnya maju dalam pemilihan Ketua Umum IKA-UPNVJ.

Program-program kerjanya pun banyak digulirkan, diantaranya pembuatan sistem database alumni yang terintegrasi, yang memungkinkan semua alumni lintas angkatan bisa berinteraksi secara aktif dan berkontribusi maksimal secara nyata dalam kehidupan di kampus. SJR juga sangat menekankan kepada kesolidan alumni dan kontribusi maksimal alumni kepada kampus almamater, kepada masyarakat dan juga bagi bangsa. “Saya ingin alumni UPNVJ bukan banyak dikenal solid, tapi juga progresif dan berdaya guna. Kita bisa memberi manfaat lebih untuk almamater, masyarakat bahkan untuk bangsa,” pungkas mantan Anggota DPRD Provinsi Riau 2014-2019. “Alumni harus menjadi ekosistem akademik. Kita punya pengalaman yang bisa jadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” lanjut Komisaris Independen PT. Jasamarga Jogya-Solo ini menyoroti pentingnya peran aktif alumni bagi perkembangan dinamika dan kemajuan kampus, masyarakat dan bagi bangsa. Hal ini sejalan dengan penguatan Visi dari Sayed Junaidi Rizaldi dalam pencalonan Ketua Umum IKA-UPNVJ yaitu Solid, Progresif dan Berdaya Guna. Apakah “Panglima Kumbang” akan berhasil dalam perjuangannya kali ini. Menarik kita tunggu kiprah selanjutnya dari sang “Panglima Kumbang” bernama Sayed Junaidi Rizaldi. (Muchlas)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

BAKAUHENI – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni secara resmi mengeluarkan surat pengumuman nomor PG-KSOP.BKH.07 Tahun 2026

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

  ​Oleh: Hernan Tori, S.IP, M.H (Pengamat Politik Internasional) Selasa, 23 Juni 2026 ​JAKARTA — Kawasan Teluk kembali menjadi episentrum

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

  ​Oleh: Hernan Tori (Redaksi Islami) Selasa, 23 Juni 2026, ​Pagi baru saja merekah di Madinah, namun jejak kebaikan telah

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

MESUJI – Organisasi kemasyarakatan perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, sukses menggelar kegiatan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

MESUJI, MediaHarianKarya.com – Sabtu, 20 Juni 2026 MESUJI – Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., menghadiri prosesi sakral pengesahan 617 warga

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

MESUJI – Selama ini, momen pengambilan rapor identik dengan sosok ibu. Ruang kelas riuh oleh bincang wali murid perempuan, sementara