Wednesday, 2 September 2026

Gadis Asal Mesuji, Beatrix Teana, Wakili Lampung di Ajang Miss Indonesia 2025

Mesuji, Lampung – Beatrix Teana Vanda Hapsari, seorang gadis berprestasi asal Desa Brabasan, Kabupaten Mesuji, berhasil mengharumkan nama Provinsi Lampung dengan melaju sebagai finalis Miss Indonesia 2025.

Dengan bakat, semangat, dan dukungan kuat dari keluarga, Beatrix siap bersaing di kancah nasional untuk mengharumkan daerah asalnya.

Beatrix, yang kini berusia 22 tahun, lahir di Desa Brabasan pada 29 Januari 2003. Ia dikenal sebagai sosok berprestasi di tanah kelahirannya, dengan segudang pencapaian yang membawanya hingga ke panggung nasional.

Putri ketiga dari empat bersaudara pasangan Bapak Parluji dan Ibu Anastasia Sabtowati ini juga merupakan Muli Mesuji tahun 2022.
Meski terlahir dari keluarga sederhana, Beatrix tumbuh menjadi pribadi yang disiplin. Selain memiliki pengalaman di dunia modeling, ia juga menorehkan banyak prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, mengambil jurusan Farmasi, serta menempuh studi hukum di Universitas Terbuka (UT).

Sebagai finalis Miss Indonesia, Beatrix memiliki visi dan misi untuk menjadi representasi perempuan Lampung yang mampu menjadi agen perubahan. Melalui ajang ini, ia berharap bisa menyuarakan isi hati dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya saling menghargai budaya serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.
“Saya ingin menjadi sosok yang menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda, untuk percaya diri dan mensyukuri segala kemampuan yang mereka miliki,” tulis Beatrix dalam moto di akun Instagram-nya. “Saya yakin, ajang Miss Indonesia 2025 dapat membantu saya menyebarkan hal positif ini.”

Saat ini, Beatrix bersama finalis lainnya tengah menjalani masa karantina dan pelatihan selama 14 hari, hingga malam puncak final pada 9 Juli mendatang. Pihak keluarga memohon doa dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Lampung, khususnya Mesuji. “Mohon doa restu dan dukungan sepenuhnya. Kami berharap semangat yang diberikan dapat mengiringi keberhasilan Beatrix dalam mengharumkan nama Provinsi Lampung,” ungkap orang tua Beatrix.

Biografi Singkat Beatrix Teana Vanda Hapsari Berikut adalah catatan prestasi dan biodata dari Beatrix Teana Vanda Hapsari:

Biodata Pribadi:

Nama Lengkap: Beatrix Teana Vanda Hapsari, Tempat, Tanggal Lahir: Desa Brabasan, 29 Januari 2003, Alamat: Brabasan, Kec. Tanjung Raya, Kab. Mesuji, Lampung

Riwayat Pendidikan:

TK Surya Bakti Brabasan (2009)
SD N 5 Brabasan (2015)
SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta (2018)
SMA Stelladuce 1 Yogyakarta (2021)
Mahasiswa Jurusan Farmasi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
Mahasiswa Prodi Hukum S-1, Universitas Terbuka (UT)
Prestasi:

Akademik:
Juara Lomba Story Telling tingkat SMP oleh EF Yogyakarta
Juara Lomba Tonti tingkat SMP se-Provinsi DIY, Anggota OSIS di SMP

Non-Akademik:

Putri SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta (2017)
Top 10 Muli Mekhanai Provinsi Lampung (2022), Muli 1 Kabupaten Mesuji (2022), Puteri Swarta (Putri Fakultas Farmasi USD) (2023).

Keahlian & Hobi:

Tim Cheerleader di SMP dan SMA Aktif di dunia modeling sejak 2019
Penyiar Radio Masdha 95.0 FM Yogyakarta, Aktif dalam kegiatan sosial

Hobi:
Olahraga, menari tradisional & modern, bermain alat musik (gitar dan keyboard).

Visi & Misi:
Visi: Menjadi representasi perempuan dan agen perubahan Lampung yang mampu mendengarkan dan menyuarakan isi hati.

Misi:
Mengedukasi perempuan dan anak-anak melalui pengembangan keterampilan. Meningkatkan kepedulian terhadap isu perempuan dan anak-anak melalui kegiatan sosial.

Melestarikan budaya dan lingkungan serta mempromosikan UMKM. Berbagi dukungan dan berkolaborasi dengan sesama perempuan. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak perempuan dan anak-anak melalui kampanye media sosial. (Hariankarya.com/Hernan Tori)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

BAKAUHENI – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni secara resmi mengeluarkan surat pengumuman nomor PG-KSOP.BKH.07 Tahun 2026

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

  ​Oleh: Hernan Tori, S.IP, M.H (Pengamat Politik Internasional) Selasa, 23 Juni 2026 ​JAKARTA — Kawasan Teluk kembali menjadi episentrum

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

  ​Oleh: Hernan Tori (Redaksi Islami) Selasa, 23 Juni 2026, ​Pagi baru saja merekah di Madinah, namun jejak kebaikan telah

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

MESUJI – Organisasi kemasyarakatan perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, sukses menggelar kegiatan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

MESUJI, MediaHarianKarya.com – Sabtu, 20 Juni 2026 MESUJI – Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., menghadiri prosesi sakral pengesahan 617 warga

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

MESUJI – Selama ini, momen pengambilan rapor identik dengan sosok ibu. Ruang kelas riuh oleh bincang wali murid perempuan, sementara