Wednesday, 5 August 2026

Harga di Lapak Tak Layak, Keuntungan Tengkulak Terlalu Besar

Mesuji, Lampung – Kabar miris datang dari para petani singkong di Kabupaten Mesuji, Lampung. Melalui wawancara eksklusif dengan Harian Karya pada Kamis (8/5/2025), seorang petani senior bernama Syarif (65 tahun), warga Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas anjloknya harga singkong di tingkat lapak yang jauh di bawah biaya produksi.

Syarif memaparkan dengan nada prihatin, “Harga singkong di lapak saat ini hanya berkisar Rp900 ribu per ton. Ironisnya, kami masih harus menanggung potongan harga yang sangat besar, mencapai 25 persen per ton. Artinya, petani hanya menerima sekitar Rp450 ribu per ton.”

Kondisi ini sangat kontras dengan harga singkong di pabrik yang mencapai Rp1,35 juta per ton, dengan catatan tanpa potongan jika kualitas acinya memenuhi standar 25 persen. Perbedaan harga yang signifikan ini menimbulkan pertanyaan besar di benak para petani.

Lebih lanjut, Syarif menjelaskan betapa beratnya beban biaya produksi yang harus ditanggung petani. “Untuk menanam singkong per hektar, kami mengeluarkan biaya sekitar Rp15 juta, meliputi biaya tanam, perawatan, dan pupuk.

Dengan harga jual di lapak yang hanya Rp450 ribu per ton, sungguh tidak sebanding dengan modal yang telah kami keluarkan.”

Para petani merasa bahwa pihak yang seharusnya menjadi sorotan dan sasaran protes adalah para pemilik lapak singkong. Mereka dianggap sebagai pihak yang secara sepihak menentukan harga beli singkong dari petani, jauh dari harapan dan kelayakan.

“Seharusnya, harga singkong di lapak itu sesuai dengan standar harga yang ditetapkan pemerintah. Keuntungan yang diperoleh para pemilik lapak saat ini sudah sangat besar,” tegas Syarif.

Kekecewaan semakin memuncak ketika Syarif mencontohkan kondisi terkini di Lapak Singkong BM Mesuji. “Di sana, harga singkong memang sedikit lebih tinggi, mencapai Rp1,1 juta per ton.

Namun, potongan harganya justru melonjak drastis menjadi 33 persen per ton! Ini jelas tidak masuk akal dan semakin memberatkan kami.”
Kesimpulan pahit yang disampaikan para petani Mesuji adalah bahwa para pemilik lapak singkong terkesan tidak mengindahkan prosedur dan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Lampung terkait tata niaga singkong.

“Kami, para petani singkong Mesuji, sangat kecewa. Harga yang kami terima tidak sesuai dengan modal yang telah kami keluarkan dan jerih payah kami selama ini,” pungkas Syarif, menyuarakan keluh kesah seluruh petani singkong di wilayah tersebut.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius dan memerlukan tindakan nyata dari pemerintah daerah serta pihak terkait untuk menengahi dan mencari solusi yang adil bagi para petani singkong di Lampung,
khususnya di Kabupaten Mesuji.

Nasib ribuan petani dan keberlangsungan sektor pertanian singkong di daerah ini kini dipertaruhkan.(hariankarya.com/Hernan Tori)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

BAKAUHENI – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni secara resmi mengeluarkan surat pengumuman nomor PG-KSOP.BKH.07 Tahun 2026

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

  ​Oleh: Hernan Tori, S.IP, M.H (Pengamat Politik Internasional) Selasa, 23 Juni 2026 ​JAKARTA — Kawasan Teluk kembali menjadi episentrum

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

  ​Oleh: Hernan Tori (Redaksi Islami) Selasa, 23 Juni 2026, ​Pagi baru saja merekah di Madinah, namun jejak kebaikan telah

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

MESUJI – Organisasi kemasyarakatan perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, sukses menggelar kegiatan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

MESUJI, MediaHarianKarya.com – Sabtu, 20 Juni 2026 MESUJI – Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., menghadiri prosesi sakral pengesahan 617 warga

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

MESUJI – Selama ini, momen pengambilan rapor identik dengan sosok ibu. Ruang kelas riuh oleh bincang wali murid perempuan, sementara