Thursday, 9 July 2026

Kematian Jurnalis Situr Wijaya Diduga Korban Pembunuhan

Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Tanah Air. Situr Wijaya (33), seorang wartawan asal Palu, Sulawesi Tengah, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (4/4/2025) malam.

Kematian mendadak Situr Wijaya menimbulkan kecurigaan. Kuasa hukum keluarga, Rogate Oktoberius Halawa, menduga kuat bahwa kliennya menjadi korban pembunuhan.

Kecurigaan ini muncul setelah melihat kondisi jenazah yang penuh luka memar dan mengeluarkan darah dari hidung serta mulut. Bahkan, terdapat luka sayatan di bagian leher belakang korban.
“Kami sudah melaporkan dugaan ini ke Polda Metro Jaya. Luka-luka di tubuh korban tidak wajar,” ujar Rogate, seperti dikutip dari berbagai sumber pada Minggu (6/4/2025).

Pihak keluarga berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini.Jenazah Situr Wijaya rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Palu dan disemayamkan di rumah duka di wilayah Kabupaten Sigi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengonfirmasi adanya tanda lebam pada tubuh jurnalis Situr Wijaya yang ditemukan meninggal di sebuah hotel.

Namun, ia menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih menunggu hasil otopsi resmi dari pihak forensik.

Gubernur Sulteng Berikan Bantuan untuk Pemulangan Jenazah Jurnalis Situr Wijaya Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan sebesar Rp25 juta untuk membantu proses pemulangan jenazah Situr Wijaya ke kampung halamannya di Desa Bangga, Kabupaten Sigi. Jenazah tiba dan langsung dimakamkan pada Minggu, 6 April 2025.

Kematian Jurnalis Situr Wijaya Tambah Panjang Daftar Kekerasan Terhadap Jurnalis Kematian Situr Wijaya menambah catatan kelam kasus kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Banyak pihak kini menantikan hasil autopsi yang diharapkan dapat mengungkap misteri di balik kematian jurnalis muda tersebut. (Red/dikutip dari Informasi Media Online Siber Nasional News)

 

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita hariankarya.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vaxo35i6LwHeqDRW882O. pastikan sudah install aplikasi WhatsApp ya…

Berita Terbaru

video terbaru

Banner tidak ditemukan.

berita terbaru

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

​Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), KSOP Bakauheni Keluarkan Peringatan Keras untuk Pelayaran Selat Sunda

BAKAUHENI – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni secara resmi mengeluarkan surat pengumuman nomor PG-KSOP.BKH.07 Tahun 2026

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

Menakar Masa Depan Stabilitas Timur Tengah

  ​Oleh: Hernan Tori, S.IP, M.H (Pengamat Politik Internasional) Selasa, 23 Juni 2026 ​JAKARTA — Kawasan Teluk kembali menjadi episentrum

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

MENGETUK PINTU SURGA DALAM SEHARI ALA ABU BAKAR ASH-SHIDDIG

  ​Oleh: Hernan Tori (Redaksi Islami) Selasa, 23 Juni 2026, ​Pagi baru saja merekah di Madinah, namun jejak kebaikan telah

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

GANDENG PELANTIKAN PENGURUS MUSLIMAT DAN FATAYAT NU WAY SERDANG SUKSES GELAR RUTIN SHOLAWAT KUBRO

MESUJI – Organisasi kemasyarakatan perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, sukses menggelar kegiatan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Hadiri Pengesahan 617 Warga Baru PSHT Tekankan Pentingnya Karakter dan Kontribusi Pembangunan

MESUJI, MediaHarianKarya.com – Sabtu, 20 Juni 2026 MESUJI – Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., menghadiri prosesi sakral pengesahan 617 warga

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

GEMAR” di Mesuji: Saat Ayah Kembali ke Sekolah untuk Jemput Rapor Anak (Sebuah Revolusi Kecil dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Keluarga)

MESUJI – Selama ini, momen pengambilan rapor identik dengan sosok ibu. Ruang kelas riuh oleh bincang wali murid perempuan, sementara